.: Web Site Korps Lalu Lintas Bidang Registrasi dan Identifikasi:.   Senin, 20 November 2017 WIB    
  BERITA UTAMA   ♦ Aplikasi Upload APM v.1.0.5 ♦ PELAKSANAAN OPERASI SIMPATIK TAHUN 2015 ♦ VERIFIKASI (PANEL I) EVALUASI PELAKSANAAN RBP GEL II THN 2011 - 2014 ♦ Jokowi: Transportasi Massal di Kota Besar di Indonesia Harus Dimulai ♦ Cek Kepadatan Lalu Lintas Jakarta Pagi Ini ♦ Truk Terguling di Flyover Simprug, 8 Orang Jadi Korban  
Hari Ini : 127
Kemarin : 319
Bulan ini : 9637
Tahun ini : 158860
Total : 20860376
Hits Count : 665
Now Online : 15 User
Website Mabes Polri

Website Korlantas Polri

NTMC Korlantas Polri

 
 ID : 2
 Hari : Kamis
 Tanggal : 25 Januari 2015
 Judul : PERBEDAAN GENK MOTOR, CLUB MOTOR DAN COMMUNITY MOTOR
 

Kebanyakan anggota geng motor tidak memakai perangkat safety seperti helm, sepatu dan jaket.Saat ini geng-geng motor sudah berada dalam taraf berbahaya, tak segan-segan mereka tawuran dan tak merasa berdosa para geng tersebut membunuh. Perbedaan mencolok dari geng motor dan club motor adalah : Membawa senjata tajam yang dibuat sendiri atau sudah dari pabriknya seperti samurai, badik hingga bom Molotov. Biasanya hanya muncul malam hari dan tidak menggunakan lampu penerang serta berisik. Jauh dari kegiatan sosial, tidak pernah membuat acara-acara sosial seperti sunatan masal mereka lebih suka membuat keributan Anggota nya lebih banyak ke pada kaum lelaki yang sangar, tukang mabuk, penjudi dan hobi membunuh, sekalipun tidak menutup kemungkinan ada kaum hawa yang ikut dan cewek yang ikut geng motor biasanya cuma dijadikan budak nafsu cowok masal. Motor yang mereka gunakan bodong (hasil curanmor), tidak ada spion, sein, hingga lampu utama. Yang penting buat mereka adalah kencang dan mampu melibas orang yang lewat. Visi dan misi mereka jelas, hanya membuat kekacauan dan ingin menjadi geng terseram diantara geng motor lainnya hingga sering terjadi tawuran diatas motor. Tidak terdaftar di kepolisian atau masyarakat setempat. Kalau nongkrong, lebih suka ditempat yang jauh dari kata terang. Lebih memilih tempat sepi, gelap dan bau busuk. Kalau pelantikan anak baru biasanya bermain fisik, disuruh berantem dan minum minuman keras ampe jackpot (muntah-muntah).Jelas kan ciri-ciri mereka?Namun sekarang perlu diwaspadai karena ada geng motor yang berkedok club motor. Berpakaian rapi, safety dan penuh perlengkapan berkendaraan namun arogan, anarkis dan egois kalau dijalan serta tak segan mereka membuat rusuh bila merasa diganggu. CLUB MOTOR Club motor biasanya beranggotakan oleh orang-orang yang mempunyai hobi motor. Biasanya berada dibawah bendera pabrikan motor dan mempunyai nama dengan embel-embel pabrikan. Kegiatan club motor lebih mendasar ke arah kampanye safety riding dan kegiatan social. Ciri-ciri khas anak Club Motor adalah: Perlengkapan safety dalam berkendara benar-benar komplit. Motor dan pengendaranya sama-sama lengkap bahkan biasanya ditambah box dibelakang motor buat menaruh helm dan peralatan motor. Biasanya setiap club motor hanya terdiri dari satu merk dan satu tipe motor saja namun ada juga yang campur-campur. Nongkrong atau kopdar ditempat yang ramai agar bisa dilihat masyarakat sekaligus ajang silahturahmi kepada club motor lain yang kebetulan melintas. Pelantikan anggota baru biasanya tanpa kekerasan, hanya untuk having fun dan memberi pengetahuan seluk beluk berlalu lintas yang benar. Mempunyai visi dan misi yang jelas dan jauh dari ruang lingkup yang anarkis. Melakukan kegiatan touring ke daerah-daerah sembari membagikan sumbangan. AD/ART mereka jelas dan tercatat dalam kepolisian atau wadah dari perkumpulan club motor. Saling tolong menolong terhadap anggota club motor lain ketika dijalan mendapatkan trouble. Setiap club motor memiliki tujuan dalam berkendara dan peraturan-peraturan yang tidak membebankan anggotanya. Selama AD/ART mereka jelas dan terdaftar dipihak kepolisian, club motor tidak bakal berubah menjadi geng motor. MOTOR COMMUNITY Komunitas motor memang tidak jauh beda dengan club motor, sama-sama tidak melakukan kegiatan yang berbau rusuh dan tawuran. Namun dari segi peraturan dan safety riding, komunitas motor berbeda jelas dan hanya lebih mengandalkan kegiatan touring tanpa embel-embel dari pabrikan motor. Ciri-ciri nya sebagai berikut: Biasanya community terdiri dari berbagai tipe motor dan merk motor, bebas dan berbagai macam aliran ada. Berdiri dibawah bendera perkumpulan orang-orang komplek, pabrikan atau perusahaan dan instansi-instansi yang terkait. AD/ART mereka lebih simple tidak terlalu banyak. Sama seperti club motor, mereka juga suka melakukan kegiatan sosial. Bila melakukan touring ke suatu daerah, barisan yang mereka buat kurang cepat alias lambat. Lebih mengedepankan solidaritas, apapun motornya yang penting mau solid dan bekerja sama. Pelantikan anggota baru jauh dari kata anarkis dan hanya sekedar pengenalan community dan peraturan saja. Anggota-anggotanya hanya sekadar komunitas, biasanya terbentuk karena sering nongkrong bareng dan bedasarkan keinginan membangun sebuah wadah bila ingin melakukan touring. Nama dan lambang mereka ada yang tercatat di kepolisian tetapi ada pula yang tidak dan hanya sebatas kumpulan anak motor saja. Tidak berbeda jauh dengan club motor. (Brigpol Rismal/Bripda Rezki - RTMC)


 
Kembali ke Daftar Artikel
User :
Password :
   
NOMOR : 1
POLDA : JAWA TIMUR
TOTAL : 19.254.554
PERSENTASE : 17,39

NOMOR : 2
POLDA : METRO JAYA
TOTAL : 17.270.808
PERSENTASE : 15,60

NOMOR : 3
POLDA : JAWA TENGAH
TOTAL : 15.166.466
PERSENTASE : 13,70

NOMOR : 4
POLDA : JAWA BARAT
TOTAL : 13.575.777
PERSENTASE : 12,26

NOMOR : 5
POLDA : SUMATERA UTARA
TOTAL : 5.813.342
PERSENTASE : 5,25

NOMOR : 6
POLDA : BALI
TOTAL : 3.720.755
PERSENTASE : 3,36

NOMOR : 7
POLDA : LAMPUNG
TOTAL : 3.284.668
PERSENTASE : 2,97

NOMOR : 8
POLDA : RIAU
TOTAL : 3.256.443
PERSENTASE : 2,94

NOMOR : 9
POLDA : SUMATERA SELATAN
TOTAL : 3.071.021
PERSENTASE : 2,77

NOMOR : 10
POLDA : KALIMANTAN TIMUR
TOTAL : 2.764.911
PERSENTASE : 2,50

NOMOR : 11
POLDA : DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
TOTAL : 2.526.882
PERSENTASE : 2,28

NOMOR : 12
POLDA : SULAWESI SELATAN
TOTAL : 2.243.162
PERSENTASE : 2,03

NOMOR : 13
POLDA : SUMATERA BARAT
TOTAL : 2.014.105
PERSENTASE : 1,82

NOMOR : 14
POLDA : JAMBI
TOTAL : 1.990.549
PERSENTASE : 1,80

NOMOR : 15
POLDA : BANTEN
TOTAL : 1.829.424
PERSENTASE : 1,65

NOMOR : 16
POLDA : NANGROE ACEH DARUSSALAM
TOTAL : 1.593.492
PERSENTASE : 1,44

NOMOR : 17
POLDA : NUSA TENGGARA BARAT
TOTAL : 1.519.360
PERSENTASE : 1,37

NOMOR : 18
POLDA : KALIMANTAN BARAT
TOTAL : 1.450.750
PERSENTASE : 1,31

NOMOR : 19
POLDA : KALIMANTAN SELATAN
TOTAL : 1.162.258
PERSENTASE : 1,05

NOMOR : 20
POLDA : KALIMANTAN TENGAH
TOTAL : 929.609
PERSENTASE : 0,84

NOMOR : 21
POLDA : BENGKULU
TOTAL : 907.353
PERSENTASE : 0,82

NOMOR : 22
POLDA : KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
TOTAL : 890.038
PERSENTASE : 0,80

NOMOR : 23
POLDA : KEPULAUAN RIAU
TOTAL : 818.571
PERSENTASE : 0,74

NOMOR : 24
POLDA : SULAWESI TENGAH
TOTAL : 659.246
PERSENTASE : 0,60

NOMOR : 25
POLDA : NUSA TENGGARA TIMUR
TOTAL : 626.173
PERSENTASE : 0,57

NOMOR : 26
POLDA : SULAWESI UTARA
TOTAL : 603.425
PERSENTASE : 0,55

NOMOR : 27
POLDA : SULAWESI TENGGARA
TOTAL : 588.762
PERSENTASE : 0,53

NOMOR : 28
POLDA : PAPUA
TOTAL : 423.621
PERSENTASE : 0,38

NOMOR : 29
POLDA : GORONTALO
TOTAL : 284.796
PERSENTASE : 0,26

NOMOR : 30
POLDA : PAPUA BARAT
TOTAL : 222.504
PERSENTASE : 0,20

NOMOR : 31
POLDA : MALUKU
TOTAL : 145.967
PERSENTASE : 0,13

NOMOR : 32
POLDA : MALUKU UTARA
TOTAL : 115.902
PERSENTASE : 0,10

NOMOR : 33
POLDA : SULAWESI BARAT
TOTAL : 0
PERSENTASE : 0,00

Loading...